Tampilkan postingan dengan label mutamakkin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mutamakkin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Mei 2012

Ternyata Sudah Bulan Mei

Ternyata tak semudah yang  saya bayangkan kala data belum juga terkumpul, kala data masih berserakan entah seperti apa. apalagi kalo itu adalah data lisan yang notabennya adalah sebuah legenda atau cerita rakyat.
Kemaren, saya sedikit mumet tentang apa yang haris saya serahkan ke DPS. dan akhirnya setelah melalui beberapa tahapan, saya harus mencari tahu tentang cerita yang beredar di masyarakat.

maka, awal april saya putuskan kembali ke kajen mencari data. di lokasi sekitar tiga hari dan saya balik jogja dengan hati yang optimis bahwa nantinya akan segera lengkap data ini.
lima hari kemudian, yang saat itu bertepatan tanggal 20 April saya menemui DPS untuk menyerahkan hasil penelitian.
dan apa yang terjadi?? mungkin tulisan itu hanyalah serangkaian cerita tentang mbah mutamakkin, yang merupakan bagian kerangkanya saja, belum mencakup tentang isi dan ajaran-ajaran yang disebarkana sehingga beliau bisa menjadi tokoh di desa tersebut.
kalau data tersebut sebagai data utama yang akan dibandingkan dengan data tulis yang ada di naskah SErat Cebolek, maka data tersebut masih sangat dangkal. walhasil, saya harus datang ke lokasi lagi.

Ok, saya tak ingin menunda-nunda lagi. karena sayapun ingin TA ini segera selesai.
maka tanggal 25 april 2012 saya datang ke lokasi untuk melengkapi data. beruntung, disana saya bisa menemui informan utama saya, karena memang sebelumnya sudah janjian.haha

di lokasi tersebt saya tinggal sekitar lima hari, dan sungguh diluar dugaan ternyata data yang harusnya saya dapatkan tidak kunjung juga saya dapatkan.
tahu kenapa? karena yang sebenarnya saya cari adalah tentang kidung atau ajaran ilmu tarekat yang mbah mutamakin ajarkan pada masa dahulu kala, yang akhirnya bisa membuat raja Surakarta tertarik hingga menurut cerita lisan di Kajen beliau di baiat oleh mbah mutamakkin. maka, informan saya pun menawarkan sebuah naskah kecil sekitar 300 halaman yang beraksara pegon dan berbahasa Jawa.. Oh my god.....

naskah pakem kajen
ini naskah harus ditransliterasi agar skripsi saya bisa berlanjut segera diselesaikan.
Dan, sekarang saya sangat sadar betapa cepat sekali waktu ini berjalan. Tiba-tiba saja sekarang sudah bulan Mei, yang dalam jadwal saya adalah seharusnya bulan ini saya sudah mengolah data, saya harusnya sudah menyusun skripsi.
Namun, apa daya sekarang saya masih berkutat dengan data.

Hmmm, tapi oklah, itu semua tak jadi masalah.
semoga nantinya bisa mendapatkan hasil yang baik dan skripsi ini bisa bermanfaat buat halayak umum.. amin yarobbal alamin...

#Tetap semangat agar minggu depan bisa ketemu DPS dengan membawa data, hasil penelitian, hasil transliterasi juga... lalalalalala

Selasa, 17 April 2012

Jakarta Batal Demi Kajen masa Depan

Terpaksa, kubatalkan keikutsertaan diri ini ke Jakarta. bukan karna apa-apa, tapi demi masa depan (:-D).
Ya, ini masa depan yang sangat menentukan. akan bisa lulus sesuai targetkah aku??
Adalah tentang skripsi, yang kini sudah ada di tangan tapi masih terasa enggan untuk menyelesaikan (Hmm harus dibinasakan rasa malas ini... )

Sekarang, Bismillah dengan semangat yang harus dijaga maka saya bilang bahwa : "saya harus mengerjakan skripsi tersayang dan harus segera menyelesaikannya, agar kelak hasil penelitian ini bisa dibaca secara luas dan bisa memberi manfaat buat yang lain (amin)."

Teman, tanggal 14 Apri seharusnya saya ikut ke Jakarta bersama teman-teman PMII, acranya adalah sowan-sowan ke alumni PMII dan tentu masih banyak acara lagi. So pasti jalan-jalannya tak boleh ketinggalan, karena jalan-jalanlah yang mendorong saya untuk ikut (hahaha buka kartu...).
tapi, karena seorang informan utama untuk sebuah data bilang bisa ditemuin, maka walhasil dengan berat hati saya harus membatalkan keikutsertaan ke Jakarta (maafin daku ya teman-teman....)

Dan walhasil, syukur alhamdulillah, sesuai rencana saya ke Kajen tepat tanggal 15 April, yaitu hari minggu dengan ditemani seorang tersayang untuk melakukan wawancara dengan ketua makam Syekh Ahmad Mutamakkin (abah Muat Thohir) = sasaran informan utama.  dan seorang keamanan makam Syekh Ahmad Mutamakkin.

Asal tau aja ya teman, benar-benar susah nemuin para sesepuh di Kajen itu. Serba banyak acara. nemuin Bapak Matohir saja saya harus menunggu selama dua jam karena beliau baru pulang dari makam dan sedang beristirahat. jadi ya tinggal nongkrong dulu aja deh.... (hahaha).

Kalau nemuin bapak Muat bagaiman?? wahahaha.. ini sangat lama. saya sampai di rumah bapak muat tepat pukul 17.15 dan ternyata bapak Muat sedang perjalanan pulang dari Jepara. Haduh.... saya harus menunggu lagi. akhirnya saya tunggulah beliau dirumahnya sambil ditemani putranya. sebenarnya habis magrib abah sudah pulang, tapi beliau harus mucal santriwati dulu. sampai akhirnya saya bisa ngobrol dengan abah Muat saat tepat setelah isya', ya harus ditunggu karena sudah samapi ditempat. sayang kalau ditinggal pulang.

Sekarang, data sudah di tangan,
siap ditranskrip,
siap diterjemahkan,
maka semangat harus dikumpulkan dan dijaga :-)

Semangat ya......